Memasak dengan anak menjadi kegiatan yang menyenangkan.
Tak hanya itu, kegiatan ini memiliki berbagai manfaat !!
Berikut ini merupakan sejumlah manfaat yang baik memasak bersama anak :
1. Membangun Kepercayaan Diri
memasak memang bisa meningkatkan kepercayaan diri si kecil terutama saat Anda banyak melibatkan dirinya untuk membantu menyiapkan alat, bahan, dan ikut serta dalam proses pembuatannya.
Dengan melibatkan anak dalam proses memasak, berarti Anda menunjukkan sebuah kerja sama di dalam tim. Tunjukkanlah bahwa usaha yang dilakukan bersama-sama bisa membuahkan hasil terbaik.
Anda bisa menuntun anak untuk menuangkan imajinasinya ke dalam sebuah masakan. Contohnya, biarkan ia memberi ide untuk menggunakan metode memasaknya di luar resep, biarkan ia menambahkan bahan makanan lain, atau berikan anak kebebasan saat menghias sajian makanan.
Memasak bersama anak bisa digunakan juga untuk melatih kemampuan sensorik, terutama indra-indra di tubuhnya agar lebih peka!
Misalnya, dari indera pendengaran (mendengar suara makanan yang diolah), indera penciuman (mencium aroma makanan yang sedang dimasak), dan indera penglihatan (membaca resep).
Tak hanya itu, indera peraba (memotong, mengaduk, atau bahkan menguleni), dan indera perasa (mencicipi hasilnya) pun ikut kebagian “bekerja” saat anak memasak.
Hampir setiap orang tua rasanya bangga bila memiliki anak yang mahir berhitung dan menggemari sains. Untuk itu, ajaklah anak Anda untuk melakukan masak bersama.
Sebab, memasak diyakini dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengukur, mengamati, menghitung, dan memprediksi suatu hal.
Dengan memberikannya tugas satu per satu, secara tidak langsung Anda mengajari tanggung jawab kepada si kecil untuk menyelesaikan suatu hal.
Misalnya saat Anda memasak, minta tolong si kecil untuk mencuci sayur. Biarkan anak melakukan tugasnya sendiri sembari Anda awasi, bantu jika memang ada kesulitan.
Secara tidak langsung, Anda juga bisa mengajarkan tradisi keluarga yang diturunkan. Misalnya, ajarkan anak memasak makanan tradisional turun temurun dari tradisi keluarga Anda. Anda juga bisa menyajikan makanan masa kecil untuk diperkenalkan ke anak.
Masak bersama juga membuat anak-anak jadi semakin kompak dan membangun ikatan yang kuat dengan saudaranya yang lain.
7. Membuat anak terampil
Memasak adalah keterampilan dasar untuk bertahan hidup. Mengajarkan memasak pada anak sejak usia dini dapat menjadi bekalnya saat dewasa kelak.
Dengan mengajarkan memasak, anak jadi lebih terampil ketika usia dewasa dan bisa hidup mandiri. Keterampilan ini juga dapat membantunya beradaptasi dengan lingkungan ketika diharuskan hidup mandiri.
3. Menstimulasi emosi anak
Memasak juga bisa menstimulasi emosi anak. Setelah memasak, anak bisa merasa senang karena berhasil membantu ayah atau ibunya, dan merasa puas dengan hasil pekerjaannya. Hal ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak.
source : klikdokter.com & cnnindonesia.com
Bawang merupakan bahan utama yang hampir selalu ada dalam setiap masakan, mulai dari tumisan, sup, h
Hampers Lebaran bukan hanya sekedar hadiah, tetapi juga simbol kehangatan. Sayangnya, banyak orang m
Pernahkah kamu merasa frustrasi ketika kuali stainless kesayangan kamu tiba-tiba gosong setelah meng
Sahur adalah waktu makan yang sangat penting saat menjalankan ibadah puasa. Namun, seringkali rasa m
Ramadhan datang! Saatnya menghidupkan kembali dapur yang mungkin sempat sepi dengan kesibukan kita d