Kenali Ciri-ciri Gejala Badai Sitokin/Cytokine Storm Covid-19 Apa penyebab dan Obatnya ?

25 August 2021

Badai sitokin/cytokine storm  merupakan komplikasi tubuh pasien Covid-19 yang dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh dan dapat memicu kematian.

Sel imun tubuh justru menyerang jaringan sehat yang mengakibatkan peradangan di dalam tubuh.

Hal ini berdasarkan jumlah sel darah putih, nilai absolut pada limfosit, platelet dan albumin, C-Reactive Protein (CRP) dan Inter-Leukin-6 (IL-6) yang mengindikasikan adanya 'kebanjiran' sel kekebalan tubuh.

Untitled-2

 

Gejala badai sitokin itu meliputi:

 

  1. Demam

Badai sitokin membuat penderita Covid-19 mengalami demam dengan suhu mencapai di atas 38 derajat Celcius.

 

  1. Sindrom kebocoran kapiler

Badai sitokin dapat membuat kebocoran pada pembuluh darah kapiler. Kebocoran pembuluh darah ini menyebabkan pengentalan darah, tubuh membengkak, dan tekanan darah rendah.

 

  1. Sindrom gangguan pernapasan akut

Badai sitokin juga menyebabkan sindrom gangguan pernapasan akut yang ditandai dengan gejala sesak napas dan saturasi oksigen menurun. Kondisi ini membuat pasien badai sitokin Covid-19 membutuhkan ventilator.

 

  1. Kegagalan multi-organ

Pada kondisi yang parah, badai sitokin dapat menyebabkan kerusakan multi-organ dan kematian.

 

  1. Mual dan Muntah

 

Hingga saat ini penyebab badai sitokin/cytokine storm pada pasien COVID-19 belum diketahui secara pasti. Namun, badai sitokin diduga berkaitan erat dengan sistem imun tubuh yang dimiliki seseorang.

Salah satunya, berasal dari kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung zat pewarna diawetkan.

Sehingga infeksi virus corona yang menyerang tubuh menjadi lebih parah dan sistem imun pasien COVID-19 menjadi lebih rentan

pengobatan pasien dengan badai sitokin masih dalam penelitian. Biasanya, dokter akan memberikan pengobatan sesuai gejala yang timbul. Tingkat gejala yang parah sering kali membuat pasien dengan badai sitokin membutuhkan ventilator.

Jika pasien mengalami demam, maka akan diobati demamnya, begitu juga jika pasien mengalami kesulitan bernapas, maka akan dipakaikan ventilator.

Jaga Kesehatan dan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan yah Happy People !!



 

Source : indozone.id & cnnindonesia


 

Artikel Terkait Lainnya

Kode SNI dan ISO di Alat Masak Stainless: Apa Bedanya dan Kenapa Penting untuk Bisnis Anda?

23 September 2026

Bagi para pelaku bisnis F&B, mulai dari pemilik restoran, catering, hotel, hingga distributor pe

Lihat Selanjutnya

5 Tips Mencegah Gagang Panci Stainless Berjamur dan Berkerak Hitam

16 September 2026

Pernahkah kamu tiba-tiba menyadari ada noda hitam yang mencurigakan di sela sambungan gagang panci s

Lihat Selanjutnya

Jual Alat Masak Tanpa SNI? Cek Risiko dan Sanksi bagi Toko

07 September 2026

Bagi pemilik toko alat masak, tawaran stok stainless steel dengan harga miring dari supplier tan

Lihat Selanjutnya

Kenapa Piring Stainless Jadi Pilihan Terbaik untuk Anak-anak?

01 September 2026

Pernah nggak sih, setelah beberapa minggu beli piring untuk si kecil, eh tiba-tiba sudah retak, gomp

Lihat Selanjutnya

Perbedaan Alat Masak Stainless dan Enamel, Jangan Sampai Salah Beli

22 August 2026

Pernahkah kamu berdiri di depan rak peralatan masak, memegang dua panci yang terlihat hampir sama, t

Lihat Selanjutnya