Tips Kelola Sampah Rumah Yuk Lakukan Hal-hal Ini Untuk Ikut Memelihara Lingkungan!

07 October 2021

Happy People tahukah kamu? sampah rumah tangga yang kita hasilkan sehari-hari tetap berperan dalam melakukan pencemaran lingkungan, lho. Data menyebutkan, di tahun 2020 Indonesia menghasilkan 67,8 juta ton sampah yang 37,3% diantaranya berasal dari aktivitas rumah tangga.

Sedangkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah, masih sangat rendah. Akhirnya sampah yang gagal dipilah tidak dapat dimanfaatkan kembali, dan benar-benar berakhir jadi limbah yang masih sulit diolah. Ujung-ujungnya, mencemari lingkungan sekitar lokasi pembuangan, mencemari air tanah, dan juga lautan.

 

Limbah atau sampah yang mencemari air tanah, tentu saja akan jadi sumber penyakit bagi mereka yang memanfaatkan air tanah tersebut untuk kehidupan sehari-hari. Sedangkan sampah yang terbawa sampai ke laut, membuat pencemaran lingkungan yang lebih parah lagi, merusak ekosistem dan bahkan membahayakan hewan laut. Sudah sering dengar kan, mamalia laut seperti ikan paus terdampar mati dan di dalam perutnya terdapat puluhan bahkan ratusan kilogram limbah plastik.

kisspng-waste-container-odor-landfill-a-messy-trash-can-5a8ce3583d2760.6932371615191826802505

Lantas apa yang bisa kita lakukan?

Di bawah ini adalah langkah-langkah dalam meminalisir dan mengelola sampah rumah tangga :

 

1. Hindari plastik

Sulit untuk mengelola sampah plastik karena tidak dapat didaur ulang. Inilah salah satu alasan utama mengapa kamu harus menghindari kantong plastik. Bawalah tas belanjamu sendiri saat kamu pergi ke toko bahan makanan. Jangan gunakan wadah plastik untuk menyimpan barang-barang dapur. Gunakan kaca untuk penyimpanan. Ini lebih sehat untuk keluargamu dan untuk lingkungan.

 

2. Beli produk yang memiliki kemasan minimal

Berbelanjalah di bagian 'pembelian massal' di toko bahan makanan. Beras, kacang-kacangan, dan kebutuhan pokok lainnya dapat dibeli tanpa kemasan plastik. Makanan yang hadir dalam kemasan berlapis bisa menambah sampah di rumahmu. Pilih produk yang tidak memiliki banyak kemasan.

 

3. Buatlah kompos dari limbah dapur

Metode pengelolaan sampah ramah lingkungan adalah membuat kompos sampah organikmu. Investasikan di tempat pengomposan yang baik dan hasilkan kompos kaya dari limbah dapur. Ini akan mengurangi sampah organikmu dan memberimu pupuk kandang berkualitas untuk tanaman yang kamu miliki.

 

4. Gunakan kembali plastik bekas

Sebagian besar gelas plastik dapat digunakan kembali untuk menyimpan beberapa item atau wadah untuk bibit tanaman. Kamu juga dapat menggunakan kembali kantong kertas sebagai tempat sampah untuk membuang sampah. Ini akan membantumu meminimalisir penumpukan sampah di rumahmu.

 

5. Lakukan regrow dari sisa sayuran tertentu setelah memasak.

Selain dapat mengurangi sampah, langkah ini juga bisa mengurangi jejak gas karbon yang berasal dari proses distribusi bahan makanan. Sisa makanan yang tidak bisa “ditumbuhkan kembali” atau regrow, bisa diolah jadi lebih bermanfaat dengan melakukan kegiatan mengkompos.

Hal di atas, tidak hanya baik bagi lingkungan, tapi juga bisa memberi keuntungan buat diri sendiri, kita jadi lebih hemat, gak perlu beli terlalu banyak sayuran karena bisa regrow, dan gak perlu beli pupuk kimia untuk tanaman kesayangan.

Nah, kalau untuk sampah non-organik, seperti plastik, kertas kemasan (tetra pack), aluminium, kaca, stainless, dan bahan lainnya, yang bisa kamu lakukan adalah:

  1. Memilah berdasarkan jenis bahannya

  2. Dicuci bersih dan dikeringkan sebelum disatukan dalam jumlah dan kurun waktu tertentu

  3. Jika sudah terkumpul cukup banyak, diserahkan ke bank sampah atau lembaga-lembaga yang menerima dan melakukan pengolahan sampah rumah tangga

Nah selain mengolah sampah yang baik dan benar penggunaan Alat Masak dari Stainless Steel yang ramah lingkungan dan aman digunakan sangat berperan penting, saat di gunakan untuk memasak di dapur, aksi ini juga dapat membantu mengurangi sampah/limbah dari Alat Masak yang berbahan plastik.

 

#SaveEarth #Ramahlingkungan #AlatMasakRamahLingkungan #GoGreen 









 

sumber :

https://www.cookin.id/read/027421/buang-sampah-pada-tempatnya-saja-gak-cukup-yuk-lakukan-hal-hal-ini-untuk-ikut-memelihara-lingkungan

https://www.kompas.com/homey/read/2021/02/04/150243076/metode-terbaik-untuk-meminimalisir-dan-mengelola-sampah-rumah-tangga?page=all

 

Artikel Terkait Lainnya

Bukan Cuma untuk Susu! 5 Kegunaan Panci Susu Stainless di Dapur

13 June 2026

Punya panci susu stainless di dapur yang hanya dikeluarkan saat mau memanaskan susu? Jika iya, kamu

Lihat Selanjutnya

Serok Stainless Susah Dibersihkan? Ini Trik yang Jarang Diketahui

06 June 2026

Kamu baru saja menggoreng ayam, ikan, atau tempe, dan sekarang mencoba mencuci serok stainless kesay

Lihat Selanjutnya

6 Teknik Potong Bahan Makanan Pakai Pisau Stainless Hasil Rapi Seperti Koki Profesional

26 May 2026

Pernahkah kamu melihat video seorang koki profesional yang memotong bawang dengan kecepatan luar bia

Lihat Selanjutnya

Pentingkah Serok Stainless Berbahan SS 304? Simak 4 Alasannya

06 May 2026

Pernahkah kamu merasa frustrasi ketika serok masak kesayanganmu mulai menunjukkan bercak oranye kara

Lihat Selanjutnya

Harga Plastik Naik Terus? Saatnya Beralih ke Alat Makan & Masak Stainless Steel yang Lebih Awet dan Hemat

24 April 2026

Pernahkah kamu merasa bingung kenapa harga peralatan dapur dari plastik sekarang terasa lebih mahal?

Lihat Selanjutnya